
Banjarmasin, 18 April 2024
Siswa/i Kelas 9 MTs Al-Hamid Banjarmasin melakukan refleksi yang mendalam saat melakukan perjalanan ziarah ke makam-makam Waliyullah. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat spiritualitas mereka, tetapi juga membawa pemahaman yang lebih dalam akan makna kematian dalam kehidupan. Di bawah pengawasan guru-guru, para siswa melakukan perjalanan yang sarat makna. Selama perjalanan, mereka diajak untuk merenung tentang kehidupan, kematian, dan persiapan untuk akhirat.
Rute tour ziarah ini dimulai dari Makam Sultan Suriansyah, kemudian Makam Guru Zuhdi, dilanjutkan ke Makam Habib Basirih. Dari makam ini, MTs Al-Hamid melanjutkan perjalannya ke Masjid Agung Al-Karomah untuk Sholat Zuhur Berjamaah dan makan siang bersama. Setelah kegiatan selesai, perjalanan ziarah dilanjutkan kembali menuju ke Makan Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari atau dikenal dengan Datu Kelampayan dan berakhir di Makam Guru Sekumpul.

Saat tiba di lokasi, suasana hening dan khidmat menyelimuti para siswa. Mereka berdoa di depan makam-makam tersebut, memohon ampunan bagi para arwah yang telah tiada dan meminta petunjuk untuk menjalani kehidupan dengan lebih bermakna.
Harapannya, pengalaman berziarah ini memberikan pemahaman yang mendalam akan pentingnya mengingat kematian dalam kehidupan sehari-hari untuk menjalani hidup dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Penulis: Khairun Nisa
