
Banjarmasin, 17 Oktober 2024 — Madrasah Ibtidaiyah Plus Al-Hamid mendapatkan kunjungan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin dalam rangka kegiatan Mobil Keliling BPOM. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan di sekolah melalui pengambilan sampel makanan serta memberikan edukasi terkait bahaya cemaran pada makanan.
Tim BPOM mengambil 19 sampel makanan dari kantin sekolah, di antaranya mie habang, ayam goreng tepung, permen, nugget, dan beberapa jajanan lainnya. Pengambilan sampel ini dilakukan untuk diuji keamanan dan kandungan bahan kimia berbahaya.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Naillah dari BPOM memberikan penjelasan mengenai tiga jenis cemaran yang dapat ditemukan pada makanan, yaitu cemaran biologis, kimia, dan fisika. Siswa-siswi yang tergabung dalam tim keamanan pangan madrasah, baik kader senior maupun junior, turut serta menyaksikan dan mendengarkan paparan edukatif ini.
Bapak Dri Waskitho, selaku perwakilan BPOM, memimpin proses uji kimia terhadap sampel makanan yang telah diambil. Uji kimia ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya zat berbahaya seperti pewarna buatan, boraks, atau formalin dalam jajanan yang dikonsumsi para siswa. Pengujian tersebut disaksikan langsung oleh kader tim keamanan pangan madrasah.

Setelah hasil uji kimia keluar, BPOM mengonfirmasi bahwa jajanan di kantin Madrasah Ibtidaiyah Plus Al-Hamid aman dikonsumsi dan tidak mengandung zat berbahaya. Tidak ditemukan adanya pewarna buatan, boraks, ataupun formalin dalam makanan yang diuji.
Kepala Madrasah, Bapak Muhammad Jamhari, S.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas kunjungan ini dan menekankan pentingnya menjaga keamanan pangan bagi siswa. “Kami sangat berterima kasih kepada BPOM Banjarmasin atas kunjungannya. Keamanan makanan adalah prioritas utama kami untuk menjaga kesehatan para siswa,” ujar beliau.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga madrasah, terutama siswa, tentang pentingnya mengonsumsi makanan yang sehat dan aman.
