Pada tanggal 10 Muharram 1446 H, MA Al Hamid kembali mengadakan kegiatan pembuatan bubur Asyura yang melibatkan seluruh siswa/siswi, dewan guru, dan staf sekolah. Acara ini merupakan tradisi tahunan yang selalu dinanti oleh seluruh warga sekolah, menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang kental.

Sejak pagi hari, halaman MA Al Hamid telah dipenuhi dengan keceriaan dan antusiasme para siswa. Mereka berkumpul bersama-sama, saling membantu dalam persiapan bahan-bahan untuk membuat bubur Asyura. Kegiatan ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Bapak Ahmad Zainudin, yang mengharapkan berkah dan keselamatan bagi seluruh keluarga besar MA Al Hamid.
“Tradisi pembuatan bubur Asyura ini sudah menjadi bagian dari identitas MA Al Hamid. Setiap tahun, kami semua, mulai dari siswa, guru, hingga staf, bersama-sama merayakan 10 Muharram dengan penuh kebersamaan. Ini bukan hanya tentang memasak, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, dan saling tolong-menolong,” ujar salah satu guru”.
Para siswa dari semua kelas dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menangani berbagai tugas, mulai dari mengupas dan memotong bahan-bahan, memasak, hingga mengaduk bubur. Dewan guru dan staf juga turut serta dalam kegiatan ini, memberikan bimbingan dan bantuan kepada para siswa. Beberapa guru terlihat aktif membantu di dapur, sementara yang lainnya memberikan semangat dan arahan kepada siswa yang sedang bekerja.

Proses pembuatan bubur Asyura dimulai dengan mempersiapkan bahan-bahan utama seperti beras, santan, kacang hijau, jagung, ubi, dan aneka rempah-rempah. Setiap kelompok bekerja dengan penuh semangat dan kekompakan, menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Tak jarang terdengar canda tawa dan percakapan hangat di antara mereka, menambah kehangatan suasana pagi itu.
Seiring berjalannya waktu, aroma harum dari bubur Asyura yang sedang dimasak mulai tercium di seluruh penjuru sekolah. Anak-anak dengan antusias mengaduk bubur secara bergantian, memastikan bahwa tekstur dan rasa bubur sesuai dengan yang diharapkan. Guru-guru yang berpengalaman dalam pembuatan bubur Asyura turut memberikan arahan agar hasilnya sempurna.
Salah satu siswa , mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut serta dalam tradisi ini. “Saya sangat senang bisa berpartisipasi dalam pembuatan bubur Asyura. Ini adalah pengalaman yang berharga karena kami bisa belajar banyak hal, seperti bekerja sama dan saling membantu. Selain itu, bubur Asyura ini rasanya sangat enak dan kami bisa menikmatinya bersama-sama,” ujarnya”
Setelah berjam-jam bekerja, akhirnya bubur Asyura pun matang. Bubur yang sudah siap kemudian dibagikan kepada seluruh siswa, guru, dan staf. Semua warga madrasah berkumpul di aula untuk menikmati bubur Asyura bersama-sama. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika semua orang duduk bersama, saling berbagi cerita dan menikmati hasil kerja keras mereka.
Acara pembuatan bubur Asyura ini bukan hanya sekadar kegiatan memasak, tetapi juga menjadi momen untuk mengajarkan nilai-nilai penting kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, mereka belajar tentang pentingnya gotong royong, kerja sama, dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama. Selain itu, tradisi ini juga mengajarkan kepada siswa tentang pentingnya menghargai dan melestarikan budaya serta tradisi yang ada.
Di akhir acara, Bapak Ahmad Effendi, S.Pd memberikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. “Saya sangat bangga dengan semangat dan antusiasme kalian semua dalam kegiatan ini. Semoga tradisi pembuatan bubur Asyura ini terus dapat kita lestarikan dan menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan kerja sama di antara kita,” tuturnya dengan penuh haru.
Dengan berakhirnya kegiatan pembuatan bubur Asyura, seluruh warga MA Al Hamid kembali ke rutinitas masing-masing, namun dengan semangat baru dan rasa kebersamaan yang semakin kuat. Tradisi ini tidak hanya meninggalkan kenangan manis, tetapi juga memperkuat ikatan antarwarga Madrasah, menjadikan MA Al Hamid sebagai tempat yang tidak hanya mengutamakan pendidikan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang penting.

