Alamat
Jalan Tembus Perumnas
Email
lembagaalhamid
WA
089699694013
Berita

Supervisi Pembelajaran Biologi Kelas XI

20 November 2024 – MA Al Hamid, sebuah madrasah yang terletak di Banjarmasin, baru-baru ini mengadakan kegiatan supervisi pembelajaran yang berfokus pada mata pelajaran Biologi. Supervisi ini dilakukan untuk memantau dan meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah tersebut, khususnya dalam materi tentang Persendian atau Atrikulasi dan Kelainan pada Sistem Gerak. Kegiatan ini dipimpin oleh Pengawas Pendidikan Ahmad Effendi, S.Pd, yang memberikan arahan dan evaluasi kepada guru pengampu pelajaran, Ibu Supiati, M.Pd.

Tujuan dan Fokus Supervisi


Kegiatan supervisi ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pengawasan yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di MA Al Hamid. Ahmad Effendi, S.Pd, selaku pengawas supervisi, menjelaskan bahwa tujuan utama dari supervisi adalah untuk memberikan masukan yang konstruktif bagi guru agar dapat lebih meningkatkan kualitas pembelajaran yang mereka lakukan di kelas.

“Supervisi ini bertujuan untuk membantu guru dalam mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran mereka, sekaligus memastikan bahwa materi yang diajarkan dapat dhami dengan baik oleh siswa,” ujar Ahmad Effendi saat memberikan sambutan di awal kegiatan.

Pada kesempatan kali ini, materi yang menjadi fokus utama adalah Persendian atau Atrikulasi dan Kelainan pada system Gerak, yang merupakan bagian dari sistem gerak manusia. Materi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peran sendi dalam tubuh manusia, jenis-jenis sendi, serta kelainan yang bisa terjadi pada sistem gerak, seperti artritis, osteoporosis, dan dislokasi sendi. Pemahaman yang baik tentang topik ini akan membantu siswa tidak hanya dalam memahami proses-proses biologi, tetapi juga dalam mengidentifikasi gangguan yang sering terjadi pada sistem gerak manusia.

Pemaparan Materi oleh Ibu Supiati, M.Pd


Ibu Supiati, M.Pd, guru Biologi di MA Al Hamid, dengan penuh semangat mengajarkan materi ini kepada siswa kelas XI . Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara mendalam mengenai anatomi persendian manusia, mulai dari jenis-jenis persendian, seperti sendi peluru (ball and socket joints), sendi engsel (hinge joints), dan sendi putar (pivot joints), hingga fungsinya yang sangat penting dalam mendukung pergerakan tubuh manusia.

Beliau juga memberikan penjelasan mengenai kelainan pada sistem gerak, seperti arthritis, yang menyebabkan peradangan pada sendi, serta osteoporosis yang dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang. Ibu Supiati dengan telaten menjelaskan dampak dari kelainan-kelainan tersebut terhadap kualitas hidup seseorang. Untuk memperjelas materi, beliau menggunakan berbagai media pendukung, seperti gambar, diagram, dan video edukasi yang menampilkan penjelasan tentang persendian dan gangguan yang dapat terjadi pada sistem gerak.

Salah satu contoh yang digunakan Ibu Supiati adalah penjelasan tentang osteoartritis, yaitu kondisi degeneratif pada persendian yang sering terjadi pada orang lanjut usia. Beliau juga mengajak siswa untuk berdiskusi mengenai cara-cara pencegahan kelainan tersebut, termasuk pentingnya menjaga pola makan, olahraga teratur, dan menghindari cedera yang dapat merusak persendian.

“Materi tentang persendian ini sangat menarik karena siswa bisa langsung melihat bagaimana pentingnya sendi bagi tubuh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Saya juga menggunakan berbagai contoh agar mereka bisa lebih mudah memahami konsep yang diajarkan,” ujar Ibu Supiati setelah pelajaran selesai.

Pengamatan oleh Pengawas Ahmad Effendi, S.Pd


Selama proses pembelajaran berlangsung, Pengawas Ahmad Effendi, S.Pd, dengan seksama mengamati jalannya kelas. Beliau memberikan beberapa masukan yang sangat membangun untuk peningkatan kualitas pengajaran di masa yang akan datang. Salah satu masukan yang diberikan Ahmad Effendi adalah pentingnya lebih banyak melibatkan siswa dalam kegiatan belajar, seperti diskusi kelompok atau kuis interaktif yang dapat memperkaya pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan.

Ahmad Effendi juga menekankan pentingnya pengelolaan waktu yang lebih efektif, khususnya dalam mengatur durasi untuk setiap bagian pembelajaran, agar siswa dapat menyerap materi dengan lebih optimal. Meski demikian, Ahmad Effendi memberikan apresiasi tinggi terhadap cara Ibu Supiati mengelola kelas yang sangat interaktif dan menyenangkan, yang mendorong partissi aktif siswa.

“Saya melihat bahwa Ibu Supiati sudah sangat baik dalam mengajarkan materi ini. Namun, saya juga menyarankan agar metode pembelajaran lebih bervariasi, seperti menggunakan aplikasi atau alat bantu belajar digital untuk lebih menarik perhatian siswa, terutama di era digital ini,” jelas Ahmad Effendi dalam sesi umpan balik.

 

Written by:

Published on:

Category:

Bagikan
Alhamid Banjarmasin

Berita lainnya